Sabtu, 04 Juni 2011

Bekal Anak/Bayi di Day Care: Bawa Apa Ya?

Bagi anak/bayi yang tinggal di rumah tentu segala kebutuhan spesifiknya, termasuk peralatan, makanan, minuman, baju dan mainan sudah tersedia.
Namun untuk si kecil yang akan dititipkan di TPA/Day Care, tentu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dibawa dari rumah.

Barang-barang besar seperti tempat tidur, kursi makan dan perabot lain jelas sudah tersedia di tempat tersebut, tetapi tentu tetap ada pernak-pernik pribadi yang diperlukannya.

Untuk para bunda yang berencana menitipkan buah hatinya di TPA/Day Care, ada baiknya bertanya terlebih dahulu tentang apa-apa yang harus dibawa setiap harinya. Jika TPA/Day Care tidak menyediakan daftar keperluan yang harus dibawa, maka tetap tenang dan cobalah bunda pikirkan satu per satu apa yang dilakukan si kecil sehari-hari.

Apa yang Sudah Ada?

Staf TPA/Day Care biasanya menjelaskan sejak awal fasilitas apa yang tersedia, dan mungkin sudah mempunyai daftar keperluan yang harus dibawa setiap anak.
Namun jika karena alasan tertentu, bunda tidak ingin buah hatinya memakai barang yang ada (yang tentunya juga dipakai oleh anak-anak lain) dan ingin membawa sendiri, sampaikan saja hal ini pada staf di tempat tersebut.

Pakaian

Umumnya, anak disarankan membawa satu set baju ganti lengkap setiap hari, namun tentu orang tua lah yang paling tahu berapa banyak baju yang diperlukan si kecil dalam sehari. Biasanya TPA/Day Care tidak keberatan bunda menitipkan beberapa baju milik anak di sana, misal seminggu sekali, sehingga anak tidak perlu membawa set lengkap setiap hari.

Saat menyiapkan baju anak, jangan lupa sediakan pelengkap seperti kaos kaki ekstra dan bibs, serta tas/kantong plastik untuk pakaian kotor.



Makanan/Minuman

Walaupun ada beberapa fasilitas Day Care yang menyediakan susu formula (di samping makanan/snack harian), tentunya tak semua merk susu formula tersedia di sana (kemungkinan hanya merk sponsor tertentu saja).

Jika si kecil hanya minum ASI eksklusif, maka bunda jelas harus membawakannya.
Seperti halnya kebutuhan yang lain, ada baiknya kita bertanya makanan/snack apa yang tersedia di tempat tersebut. Dan jika ada kekhawatiran tentang makanan/snack tersebut, jangan ragu untuk mendiskusikannya.

Jika bunda akhirnya mengirim atau membawakan bekal untuk anak, pastikan untuk mengemasnya dengan baik dan diberi label (khususnya untuk ASI). Demikian pula jika anak punya alergi tertentu, pastikan bunda menyampaikannya kepada staf di TPA/Day Care tersebut.




Produk Perawatan

Sebagian TPA/Day Care sudah menyediakan nappies, baby wipes, serta produk perawatan. Namun ada anak-anak yang membutuhkan merek, ukuran, atau jenis tertentu, sehingga mau tak mau, harus membawa sendiri perlengkapannya.

Jika ada alasan yang mengharuskan si buah hati memakai satu jenis/merk tertentu (dan tidak boleh yang lain), maka pastikan staf Day Care tahu hal ini. Misal: jika anak memerlukan krim tabir matahari, pelembab, atau krim tertentu setiap hari, maka sampaikan kebutuhan ini kepada staf di sana dan sediakan krim-krim tersebut dari rumah (atau tinggalkan sebotol di TPA/Day Care agar tak perlu membawanya setiap hari).

Mainan Favorit

Di samping kebutuhan utama, mungkin ada mainan favorit yang ingin bunda bawakan untuk si kecil.
Misalnya: boneka kesayangan, buku cerita, atau rattles –tentu si kecil tidak mutlak membutuhkan benda-benda ini, namun jika mainan itu membuatnya lebih tenang dan nyaman, tak ada salahnya membawanya ke TPA/Day Care.
Namun sebaiknya bunda bertanya lebih dahulu apakah TPA/Day Care mengijinkan anak membawa mainan sendiri.
Jika toh fasilitas tersebut tidak memperbolehkan anak membawa mainannya sendiri, karena alasan tertentu, maka bunda bisa mengamati mainan-mainan yang ada di sana dan mencari sesuatu yang mungkin disukai si kecil.

Daftar/Checklist

 
Nah, jika bunda sudah menemukan apa yang harus dibawa setiap hari, jangan lupa membuat daftar/checklist yang jelas dan mudah dipahami, supaya siapa pun yang bertugas menyiapkan tas si kecil untuk ke TPA/Day Care tidak perlu pusing setiap hari memikirkan apa yang harus dibawa.

Selamat menikmati fasilitas Day Care!

Senin, 30 Mei 2011

Aktivitas Untuk Bayi di Bawah 1 Tahun

Berikut ini adalah berbagai aktivitas murah meriah untuk setiap tahap perkembangan bayi Anda.

0-3 BULAN

Musik Asyik
Putar CD favorit dengan musik yang sederhana, dan bantu bayi anda bertepuk tangan, tepuk kaki, "mengayuh sepeda" dengan kedua kakinya.
Tunjukkan juga padanya bagaimana Anda bertepuk tangan, menggerakkan jari-jari, dan menggerakkan badan dan kepala.

Hentak Kaki
Letakkan bayi dengan aman di posisi telentang. Hentak kakinya dengan lembut mengikuti irama lagu yang Anda nyanyikan, misal: "Twinkle Twinkle Little Star"

Cermin Cermin di Dinding
Pegang bayi Anda di depan cermin agar ia bisa mengamati bayangannya sendiri.

Hiasan Gantung
Gantung beberapa benda di atas tempat tidur bayi, yaitu: benda berwarna-warni, benda hitam dan putih, benda yang bisa bergerak, dan benda yang bisa bersuara.
Ikatlah benda-benda itu dengan baik, dan jangan gunakan benda yang berukuran lebih kecil daripada roll film (untuk menghindari tersedak).

Cuci Mata
Bayi belajar dengan mengamati. Ajaklah ia keluar dan bawalah ke tempat di mana ia bisa melihat benda-benda bergerak -kereta, pesawat, pohon, jemuran tertiup angin, dll.

Pesawat-Pesawatan
Biarkan bayi mengikuti sesuatu dengan matanya -gerakkan wajah, mainan ecek-ecek, atau mainan berwarna cerah di depannya.
Bermainlah pesawat-pesawatan dengan tangan -terbangkan di udara dan daratkan di perut bayi!

3-6 BULAN


Menyanyi
Menyanyilah dan bantulah bayi Anda beraksi sesuai isi lagunya, misal: Twinkle Twinkle Little Star, Kepala Pundak Lutut Kaki, dll

Eksplorasi Sentuhan
Berikan pada bayi benda-benda yang aman untuk dipelajari bentuk dan teksturnya, misal: wadah plastik, panci dan wajan, spons, kertas, kaleng kosong bertutup, beludru, bahan berbulu, renda, handuk, kardus, kertas gosok halus, dll.

Membuat Buku Raba
Buatlah "Buku Raba" sendiri dengan menempelkan benda-benda bertekstur pada lembar-lembar karton, buat dua lubang di setiap sisi lembaran karton dan rangkailah menjadi buku dengan memakai tali atau benang, agar praktis dan mudah dibawa.

Bunyi Apa Itu?
Isilah wadah-wadah plastik dengan beras, pasta, atau bel kecil -pastikan wadah tertutup dan tersegel rapat. Kocok-kocok di samping atau di belakang bayi, dan lihat apakah ia bisa menemukannya.

Ke Mana Dia Pergi?
Letakkan bayi di atas alas. Peganglah sebuah mainan di satu sisinya dan terbangkan melewati kepalanya, menuju sisi lain agar ia bisa mengikutinya dengan pandangan mata.

6-9 BULAN


Mainan Ecek-Ecek
Pilih wadah plastik yang kecil dan ringan (tidak lebih kecil daripada wadah roll film), dan isilah dengan beras untuk dipegang dan dikocok-kocok bayi.
Pastikan wadah tertutup dan tersegel rapat.

Balok Kotak Susu
Gunakan Kotak Karton bekas susu atau bekas makanan lainnya untuk bermain balok susun. Hias atau tempeli dengan gambar-gambar menarik seperti binatang, dll untuk dibicarakan sambil bermain balok.

Di Mana Si Beruang?
Sembunyikan boneka beruang (atau boneka lain) di salah satu ruangan di rumah, dan ajaklah bayi Anda berkeliling dari kamar ke kamar sambil berkata, "Di mana si Beruang? (atau lainnya)" dan sebutkan nama setiap ruangan yang dimasuki selama sedang mencari.

Bola Gelinding
Gelindingkan bola yang empuk dan berwarna cerah ke arah bayi Anda dan ajari dia menghentikannya serta mendorongnya kembali kepada Anda.

Kakiku Berbunyi
Gantungkan mainan ecek-ecek atau mainan bunyi-bunyian lain di tempat yang bisa ditendang bayi. Atau, pakaikan kaos kaki dengan bel yang terikat aman agar berbunyi setiap ia menggerakkan kaki.

Bunyi dan Gerak
Isilah botol-botol plastik kecil yang dapat menggelinding, dengan benda-benda kecil/warna-warni/berbunyi, misalnya: bel, kertas berwarna, batu kecil. Pastikan botol tertutup dan tersegel rapat.

9 - 12 BULAN


Musik Dapur
Buatlah alat musik unik dari panci dan mangkok plastik yang dipukul dengan sendok kayu, atau gunakan dua tutup gelas seperti cymbal.
Gunakan alat musik tersebut untuk mempelajari konsep seperti: keras dan pelan, cepat dan lambat.

Main Air
Isilah wadah yang dangkal dan lebar dengan beberapa senti air dan letakkan di tanah. Apungkan beberapa benda seperti bunga atau gabus dan biarkan bayi mengambil dan menciprat air.
Selalu awasi anak-anak jika bermain dengan air.

Mainan Terjun Bebas!
Gunakan tali atau benang elastis untuk mengikat mainan atau boneka pada kursi bayi. Tunjukkan pada bayi Anda bagaimana menjatuhkan mainan itu dan menariknya kembali ke atas.

Membaca
Dudukkan bayi di pangkuan Anda dan bacakan cerita dengan gerakan dan gambar sederhana. Cerita dengan kalimat-kalimat yang berulang sangat cocok.
Misalnya: "Run, run, as fast as you can. You can't catch me I'm the Gingerbread man!"

Petak Umpet
Tunjukkan mainan pada bayi, kemudian sembunyikan di bawah handuk atau selimut dan bantu ia menemukannya.

Main di Luar
Ajak bayi ke halaman atau ke taman. Biarkan ia meraba permukaan yang berbeda-beda, biarkan ia duduk dan merangkak di rumput, memegang batu-batu dan dedaunan.
Awasi dengan cermat karena beberapa benda bisa tampak seperti makanan.

Rabu, 11 Mei 2011

Tips Memilih Day-Care

Dilema ibu bekerja adalah ketika harus meninggalkan batitanya.
Ingin menitipkannya di day care, tapi bingung memilih yang terbaik.
Jangan sampai salah pilih soal ini.
Apa saja yang harus dicermati ketika memilih tempat penitipan anak atau day care, yang akan menjaga dan merawat batita Anda di saat Anda bekerja?

Lokasi. 
Sebaiknya tidak terlalu dekat dengan jalan raya dan apabila berada di gedung perkantoran atau apartemen, sebaiknya lokasi day care terletak di lantai dasar.


Arena bermain
Cermati area bermain yang dimiliki, apakah cukup nyaman dan tidak sempit, merangsang kreativitas anak dan menyenangkan, aman dan dilengkapi perangkat pengaman dan tentu saja harus bersih!







 
Pengasuh. 
Cek dan hitung jumlah pengasuh yang bertugas. Tanyakan dan cek pula rasio pengasuh dengan jumlah anak yang berada di day care setiap harinya. Pastikan pula para pengasuh adalah orang-orang yang terlatih menghadapi bayi dan batita serta sensitif pada kebutuhan anak.




 
Pakar. 
Pastikan di day care tersebut tersedia dokter anak yang siaga selama jam buka, atau paling tidak ada klinik dan rumah sakit yang berjarak sangat dekat dengan lokasi day care
Lebih baik lagi apabila day care tersebut dilengkapi dengan psikolog yang dapat membantu Anda ketika menghadapi masalah dengan emosi batita.




Dengan memastikan day care yang Anda pilih untuk menitipkan batita Anda, sesuai dengan kriteria, tentu Anda bisa lebih tenang meninggalkan batita Anda dan bekerja.

Selamat memilih day care terbaik untuk si kecil!